Kebijakan Pengarsipan
Jurnal ini menggunakan beberapa sistem pengarsipan untuk memastikan pelestarian jangka panjang dan akses berkelanjutan terhadap konten yang diterbitkan. Kebijakan pengarsipan jurnal ini mencakup:
-
LOCKSS (Lots of Copies Keep Stuff Safe):
Jurnal ini menggunakan sistem LOCKSS untuk membentuk sistem pengarsipan terdistribusi di antara perpustakaan-perpustakaan yang berpartisipasi, serta memungkinkan mereka membuat arsip permanen dari jurnal ini untuk tujuan pelestarian dan pemulihan. -
PKP PN (Public Knowledge Project Preservation Network):
Jurnal ini terintegrasi dengan PKP Preservation Network, yang menyediakan pelestarian jurnal secara desentralisasi dan aman, khususnya bagi jurnal yang menggunakan platform Open Journal Systems (OJS). -
Repositori Institusi:
Penulis diperbolehkan dan dianjurkan untuk mendepositkan salinan artikel yang telah diterbitkan ke dalam repositori institusi atau repositori berbasis subjek segera setelah artikel dipublikasikan. -
Pengarsipan Mandiri:
Penulis dapat mengarsipkan versi pre-print (sebelum review) dan post-print (setelah review dan revisi) pada situs web pribadi, repositori institusi, atau platform ilmiah lainnya, dengan mencantumkan sitasi yang tepat dan tautan ke publikasi resmi.